Perhitungan jumlah maksimal pips jika MC (Margin Call)

Perhitungan jumlah maksimal pips jika MC (Margin Call)

Dari bahasan terdahulu mengenai perhitungan margin, kita bisa mengetahui sisa margin jika terjadi MC. Nah, sekarang mari kita bersama-sama menghitung berapa batas maksimal loss yang bisa kita capai dalam bentuk pips, seandainya kita mengalami MC.

Contoh kasus:

Ada 4 trader yang sama-sama trade di pair USD/JPY sebesar masing-masing 2 lot. Trader A menggunakan leverage 1:100, trader B leverage 1:200, trader C menggunakan leverage 1:500 dan trader D leveragenya 1:1000. Masing-masing trader tsb memiliki modal $10000. Pertanyaannya jika keempat trader tersebut mengalami MC, berada di pips ke berapakah mereka saat terjadi MC tsb?

.

Jawab:

.

1)
Margin trader A   =   2 x 100000 / 100                       = 2000 USD

Berarti margin yang bisa ditradingkan sebesar     = $10000 – $2000  = $8000

Untuk perhitungan pips loss = rumus perhitungan pips profit

Asumsi loss per pips :

Loss/pips = Point size x Contract size x Lots

= -0.01 x 100000 x 2 = -2000 JPY

Jika -2000 JPY itu dikonversikan ke kurs USD maka Anda harus membaginya dengan harga pair USD/JPY, sehingga didapat perhitungan sbb:

Misal pair USD/JPY sekarang berada di harga 89.00 maka :

Loss/pip = -2000 JPY / 89.00 = -22.4719 USD

Akan terjadi MC di pips ke :

MC = margin yang bisa ditradingkan / loss = 8000 / -22.4719 = -356 pips

2)
Margin trader B  = 2 x 100000 / 200                           = 1000 USD

Berarti margin yang bisa ditradingkan sebesar      = $10000 – $1000  = $9000

Untuk perhitungan pips loss = rumus perhitungan pips profit

Asumsi loss per pips :

Loss/pips = Point size x Contract size x Lots

= -0.01 x 100000 x 2 = -2000 JPY

Jika -2000 JPY itu dikonversikan ke kurs USD maka Anda harus membaginya dengan harga pair USD/JPY, sehingga didapat perhitungan sbb:

Misal pair USD/JPY sekarang berada di harga 89.00 maka :

Loss/pips = -2000 JPY / 89.00 = -22.4719 USD

Akan terjadi MC di pips ke :

MC = margin yang bisa ditradingkan / loss = 9000 / -22.4719 = -400 pips

3)
Margin trader C      = 2 x 100000 / 500                     = 400 USD

Berarti margin yang bisa ditradingkan sebesar    = $10000 – $400  = $9600

Untuk perhitungan pips loss = rumus perhitungan pips profit

Asumsi loss per pips :

Loss/pips = Point size x Contract size x Lots

= -0.01 x 100000 x 2 = -2000 JPY

Jika -2000 JPY itu dikonversikan ke kurs USD maka Anda harus membaginya dengan harga pair USD/JPY, sehingga didapat perhitungan sbb:

Misal pair USD/JPY sekarang berada di harga 89.00 maka :

Loss/pips = -2000 JPY / 89.00 = -22.4719 USD

Akan terjadi MC di pips ke :

MC = margin yang bisa ditradingkan / loss = 9600 / -22.4719 = -427 pips

4)
Margin trader D = 2 x 100000 / 1000                         = 200 USD

Berarti margin yang bisa ditradingkan sebesar      = $10000 – $200 = $9800

Untuk perhitungan pips loss = rumus perhitungan pips profit

Asumsi loss per pips :

Loss/pips = Point size x Contract size x Lots

= -0.01 x 100000 x 2 = -2000 JPY

Jika -2000 JPY itu dikonversikan ke kurs USD maka Anda harus membaginya dengan harga pair USD/JPY, sehingga didapat perhitungan sbb:

Misal pair USD/JPY sekarang berada di harga 89.00 maka :

Loss/pips = -2000 JPY / 89.00 = -22.4719 USD

Akan terjadi MC di pips ke :

MC = margin yang bisa ditradingkan / loss = 9800 / -22.4719 = -436 pips

KESIMPULAN

1)
Trader A loss di -356 pips

Trader B loss di -400 pips

Trader C loss di -427 pips

Trader D loss di -436 pips

Jadi untuk pair yang sama, dengan modal dan penggunaan lot yang juga sama :

  • pada leverage yang lebih kecil kemungkinan untuk lebih dahulu terkena MC lebih besar ( karena ruang gerak untuk menghindari MC sempit/ kecil )
  • dan semakin leveragenya besar, ruang gerak untuk menghindari MC juga semakin luas/ besar sehingga semakin leveragenya besar kemungkinan untuk terkena/ tersentuh MC lebih kecil J

Berdasar kesimpulan pertama, penggunaan leverage yang besar menguntungkan trader.

2)
Tetapi apabila kembali ke contoh kasus sebelumnya, telah disimpulkan bahwa dengan menggunakan besaran lot yang sama, jika sama-sama mengalami MC maka trader A dengan leverage terkecil masih memiliki sisa dana yang paling banyak.

Berdasar kesimpulan kedua, penggunaan leverage yang kecil menguntungkan trader.

Akhirnya, hal ini kembali lagi kepada keputusan / karakter dari sang trader itu sendiri, tiap orang bisa berbeda-beda dalam menilainya. Ingat, resiko ada di tangan Anda sendiri, jadi pertimbangkanlah dengan matang sebelum melakukan transaksi :)

Account KmpForex

    Dollar Acc. 208927
    Cent Acc. 12495

Real Account

buka real akun
Mt4 terminals

      Kalender Ekonomi


      RSS News


      Exness